Daily Moment

23

27/12/2012

Kenapa gw kasih judul posting kali ini 23? Jawabannya sederhana, I’m 23 years old now!

So ein Mist! guw udah makin tua sekarang.

Well, kali ini gw mau share soal ulang tahun ke 23 gue tahun ini yang benar-benar spesial karena gw mendapatkan sesuatu yang bener-bener WOW hari itu.

Puluhan pesan ucapan selamat ulang tahun gue dapatkan bertubi-tubi hari itu. Beberapa kado spesial juga beruntun gue terima hari itu. Pertama dari temen-temen gue yang nantinya akan gue posting juga foto-foto kado dari mereka. Tapi, nggak di postingan kali ini. Gue merasa hari itu Allah sedang baik-baiknya sama gue. Selain perhatian orang-orang di sekitar gue yang megucapkan selamat ulang tahun, siang hari itu saat gue asyik bales-balesin tweet, bbm, sms, dan whatsapp gue mendapat e-mail kejutan yang ruar biasa dari penerbit yang akan menerbitkan novel gue. Sebuah E-mail yang isinya attachment layout sementara isi buku gue itu bisa bikin gue jingkrak-jingkrakan pas nerimanya. Gue scroll satu-persatu halaman file itu dan gue luar biasa puaas karena layoutnya bagus banget! Penasaran? Tunggu bentuk fisik bukunya kalau udah terbit nanti yah! hehehehe.

Kebahagiaan gue hari itu nggak berhenti sampai di situ aja. Malamnya sesuai dengan kesepakatan, gue dan beberapa temen gue, yaitu Mba Chio, Mba Wika, Mba Puji, dan Mba Mia pergi ke PS untuk nonton premiere film Habibie dan Ainun. Malam itu bioskop PS rame banget sama undangan dan orang-orang yang udah beli tiket premierenya. Gue sama temen-temen gue masuk di studio 1 setengah jam sebelum filmnya mulai. Karena bete nunggu agak lama di dalam studio, gue samaMba Wika memutuskan untuk beli cemilan dulu. Eh pas banget kita sampe bawah studio, sebelum pintu keluar, kita papasan dengan segerombolan orang dan beberapa keamanan. Kita menghentikan langkah sejenak. Ternyata eh ternyata rombongan itu adalah rombongan Pak Habibie. What a luck! Kita cuma bisa menlongo ngeliatin rombongan itu dan Pak Habibie jalan di depan kita. Kita ternyata bakal nonton satu studio sama Pak Habibie. Daan keberuntungan kita nggak sampe situ aja. Ternyata bangku yang Pak Habibie dudukin itu hanya beda 1 Row sama bangku kita berlima. Beliau duduk di barisan tengah sementara kita duduk di sayap kanan studio. Senang bukan kepalang. hari itu gue seakan diberi rezeki berlimpah sama Allah.

Well, gue mau kasih komentar sedikit tentang filmnya. Secara keseluruhan filmnya bagus. Ceritanya mengharukan dan menyentuh. Soundtracknya topmarkotop. Dialog-dialognya luar biasa. Pemainnya juga pas banget dan total memainkan perannya masing-masing. Apalagi Reza Rahadian yang berperan sebagai Habibie. Sebagian dialog film itu berbahasa Jerman. Dan betapa bersyukurnya gue karena gue bisa ngerti percakapan mereka tanpa baca teks. Sebagai pembelajar bahasa Jerman gue merasa minder lihat dan dengar Aussprache-nya  Reza Rahadian yang bagus banget di film itu. Macam orang yang udah belajar dan tinggal lama di Jerman. Film itu wajib dapet standing ovation. Namun, di balik semua kerapihan film itu ada juga bagian-bagian yang bikin bergumam “Kok gini sih?” . Nah, bagian itu adalah bagian product placement di film itu yang gue rasa kurang pas aja. Emang sih sponsor juga merupakan pihak yang cukup berpengaruh dalam produksi film. Tapi, kemunculan produk jika dikaitkan dengan setting tahun dalam film itu rasanya ada beberapa yang kurang pas. Gue jadi mikir ulang pas nonton, “Emang produk itu udah keluar di tahun itu?” Cuma bagian itu sih yang gue sayangkan. Selebihnya gue kasih acungan jempol. GREAT! Nggak heran kalau film itu kini mencapai angka satu juta penonton setelah sekitar seminggu tayang di bioskop.

Yap. Seperti itu itu semua cukup menggambarkan bagaimana hari ulang tahun ke-23 gue tahun ini berjalan begitu indah dan penuh berkah. Tapi, Allah nggak membiarkan gue melayang terlalu tinggi. Kebahagiaan itu juga diselingi satu kesedihan di penghujung hari itu. Hingga tanggal 19 berakhir gue nggak mendapatkan ucapan selamat ulang tahun sama sekali dari salah satu orang yang selalu dan selamanya akan gue anggap sebagai sahabat gue. Entah dia punya alasan apa untuk urung mengucapkan. Gue yakin dia punya alasan tersendiri apa pun itu. Mungkin karena gue ada salah sama dia sampai dia melakukan hal itu. Tapi, sekali lagi apa pun alasan dia, satu yang akan selalu menjadi sesuatu yang mutlak buat gue dia akan selalu jadi sahabat gue sampai kapan pun.

Thanks GOD for the precious day tha You gave to me!

Premiere Habibie & Ainun (Plaza Senayan, 19 Desember 2012)

Premiere Habibie & Ainun
(Plaza Senayan, 19 Desember 2012)

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply