Memory

ANALISIS SEMU

15/01/2013

Aliran kata tak bermakna.
Derai air mata semu tanpa asa.
Risauan gundah tak terindahkan.
Ingatan memori dalam diam.
Alam sadar lekang dari logika.
Nada terlantun dalam elegi tak nyata.

Nisan harapan terukir dalam bulir kenyataan.
Arah tak lagi berpijak pada tujuan.
Desir kesedihan dalam angan mengalir dalam tawa.
Indah dalam setiap jengkal jejak pengintaian.
Redup perlahan di tengah pencerahan.
Asa, angan, dan mimpi berotasi dalam orbit sebuah rasa.

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply