Daily Memory Moment

Selamat tinggal 2013, kamu tetap yang terbaik

01/01/2014

Should old acquaintance be forgot,
and never brought to mind ?
Should old acquaintance be forgot,
and old lang syne ?

For auld lang syne, my dear,
for auld lang syne,
we’ll take a cup of kindness yet,
for auld lang syne.
And surely you’ll buy your pint cup !
and surely I’ll buy mine !
And we’ll take a cup o’ kindness yet,
for auld lang syne.

Suara merdu dan syahdu Lea Michelle mengiringi gue mengetikkan kata demi kata untuk entri malam ini. Sekarang sudah hampir tanggal dua di bulan Januari tahun 2014. mungkin belum terlambat untuk ikutan memposting mengenai tahun baru.
2013, angka 13 adalah angka favorit gue. Hidup gue seakan dikelilingi oleh angka tersebut. Tidak berbeda jauh dengan kejadian yang berhubungan dengan angka ini, tahun 2013 banyak sekali hal yang gue dapatkan dan patut gue syukuri. Pertama buku gue terbit di awal bulan Maret 2013 dan beberapa blan kemudian buku gue itu ada di antara deretan buku laris di toko buku. Kedua akhirnya gue bisa dapat kerja sesuai dengan passion gue. Ketiga gue bisa ketemu Halvo dan Andrew ARTTM saat mereka konser terakhir di sini, walaupun jujur untuk yang ini gue sedih juga karena hais konser itu mereka bubar. Keempat akhirnya gue bisa jadiin novel gue sebagai kado ulang tahun terisimewa buat idola gue, si kembar. Selanjutnya gue bisa liburan bareng adik gue dan beberapa kerabat kami ke Bali dengan tiket sangat-sangat murah. Masih banyak lagi berkah yang gue dapatkan di tahun 2013. Gue harapkan berkah tersebut akan terus berlanjut di tahun setelahnya.

13 adalah angka yang istimewa. Dan akan terus begitu. 2014 kini memanggil. Waktu bergeser tapi memori akan tetap ada. 2013… Kamu tetap yang paling luar biasa. Terima kasih atas semua memori yang ada.

And there’s a hand my trusty friend !
And give me a hand o’ thine !
And we’ll take a right good-will draught,
for auld lang syne.

20140102-000203.jpg

You Might Also Like

No Comments

Leave a Reply